Social Items


Ponsel genggam atau smartphone telah menjadi kebutuhan primer di sebagian besar kalangan anak muda karena kecanggihan yang ditawarkan.

Hanya dengan ukuran segenggam telapak tangan, smartphone dapat membantu kita mengerjakan banyak hal, dari bertelepon, mencari informasi lewat internet, hingga menghitung jumlah langkah kamu!
Namun yang sering menjadi masalah adalah ketika gadget canggih yang selalu kita bawa kemana-mana ini menjadi gampang panas. Tentu saja smartphone yang “mendidih” tidak akan nyaman digunakan dalam jangka panjang. tidak hanya membuat performa smartphone kamu menjadi lelet, namun juga sangat berkemungkinan untuk meledak! *Ingat Galaxy Note 7?

Nah kalau smartphone-mu termasuk yang suka memanas, ayo simak alasannya berikut dan atasi dengan cara yang tepat.

1. Virus atau Malware


Penyebab pertama adalah karena ada virus atau malware yang menyerang smartphone. Virus atau malware ini dapat membajak dan merusak apapun yang ada di dalam smartphone kamu. Smartphone pun menjadi gampang panas karena virus-virus ini menghambat kerja sistem smartphone sehingga tidak bisa bekerja optimal dan harus bekerja lebih keras.
Atasi ini dengan cara meng-install aplikasi anti-virus agar smartphone kamu bisa membasmi virus yang menempel di sistem. Lakukan pula scanning rutin untuk agar smartphone kamu selalu aman dari malware-malware yang tidak diinginkan.

2. Baterai 


Baterai merupakan salah satu bagian fatal dari smartphone karena inilah sumber daya utama agar smartphone bisa berfungsi. Namun, karena kebutuhan penggunaan yang tinggi, kapasitas baterai smartphone kamu tidak bisa menyanggupi sehingga kamu pun harus sering mengecas.
Jika sudah di-charge berulang kali, baterai akan mengalami penurunan performa sehingga ketika dipaksa untuk bekerja, justru akan menimbulkan panas. Hindari juga menggunakan smartphone ketika sedang di-charge karena hanya akan memaksa smartphone kamu bekerja melebihi kapabilitasnya.

3. Cuaca Yang Sangat Panas 


Penyebab eksternal, seperti cuaca, ternyata juga dapat membuat smartphone kamu ”mendidih”. Ketika kamu menggunakan smartphone di bawah matahari yang terik, suhu smartphone akan meningkat dan kemudian bisa mempengaruhi performa internal smartphone.

Selain matahari, smartphone kamu juga bisa memanas jika sering dimasukkan di tempat-tempat yang minum sirkulasi udara, seperti di kantong celana yang ketat atau di dalam tas.Pastikan smartphone ditempatkan terbuka terhadap suhu ruangan agar bisa “bernafas”, ya!

4. Casing 


Sama halnya seperti cuaca, jika casing yang digunakan smartphone kamu menyita banyak udara, maka telepon genggam bisa dengan mudah menjadi panas. Maka dari itu, lebih baik gunakan casing dengan bahan yang lebih adem seperti plastik atau silikon.
Hindari penggunaan casing yang terbuat dari bahan metal atau aluminium karena akan mempengaruhi suhu smartphone kamu. Dengan casing ini, suhu smartphone kamu akan berlipat ganda. Jika di ruangan dingin maka akan semakin dingin, dan di ruangan panas maka akan semakin panas.

5. Sinyal 


Pada dasarnya, smartphone sudah diatur secara otomatis untuk selalu mencari sinyal atau jaringan telepon. Maka dari itu, ketika kamu sedang berada di wilayah yang tidak terjangkau sinyal, lebih baik langsung mematikan smartphone kamu atau ubah ke mode pesawat atau airplane mode.

Selain baterai kamu semakin cepat terkuras habis, sistem di smartphone juga akan terus memaksa berusaha mencari sinyal, padahal di wilayah itu memang tidak ada sinyal. Kasihan kan kalau dipaksa kerja padahal tidak akan ada hasilnya, bisa-bisa dia frustrasi dan meledak *ehh..

6. Aplikasi 


Saat ini sudah semakin banyak aplikasi smartphone yang keren dan membuat kamu tergoda untuk mengunduh semuanya. Dari game hingga aplikasi yang membantu produktivitas, semua aplikasi ini terjejer rapi di layar smartphone.

Yang membuat smartphone kamu mudah panas bukan karena jumlah aplikasi yang ter-install, namun ketika mereka dinyalakan secara bersamaan! Jika terlalu banyak aplikasi yang dibuka, maka akan memperlambat kinerja smartphone. Akhirnya smartphone kamu pun memanas.

7. Spesifikasi Handphone 


Berkaitan dengan poin di atas, smartphone kamu bisa membuka lebih banyak aplikasi apabila spesifikasinya juga memadai. Maka dari itu, kalau kamu sering melakukan multitasking dengan smartphone kamu, gunakanlah smartphone berspesifikasi canggih.
Perhatikan jumlah RAM dan jenis prosesornya. Semakin tinggi jumlah RAM, maka jumlah aplikasi yang dibuka juga semakin banyak.

Prosesor yang lebih canggih pada umumnya juga lebih ramah smartphone sehingga tidak mudah memanas. Coba deh cek smartphone canggih asal Korea, Luna.

Dengan menggunakan OS Android 6.0 Marshmallow, Qualcomm Snapdragon 801, dan ukuran RAM 3 GB, kamu tidak perlu khawatir lagi sama yang namanya smartphone panas!

7 Masalah dan Solusi Smartphone Sering Panas


Ponsel genggam atau smartphone telah menjadi kebutuhan primer di sebagian besar kalangan anak muda karena kecanggihan yang ditawarkan.

Hanya dengan ukuran segenggam telapak tangan, smartphone dapat membantu kita mengerjakan banyak hal, dari bertelepon, mencari informasi lewat internet, hingga menghitung jumlah langkah kamu!
Namun yang sering menjadi masalah adalah ketika gadget canggih yang selalu kita bawa kemana-mana ini menjadi gampang panas. Tentu saja smartphone yang “mendidih” tidak akan nyaman digunakan dalam jangka panjang. tidak hanya membuat performa smartphone kamu menjadi lelet, namun juga sangat berkemungkinan untuk meledak! *Ingat Galaxy Note 7?

Nah kalau smartphone-mu termasuk yang suka memanas, ayo simak alasannya berikut dan atasi dengan cara yang tepat.

1. Virus atau Malware


Penyebab pertama adalah karena ada virus atau malware yang menyerang smartphone. Virus atau malware ini dapat membajak dan merusak apapun yang ada di dalam smartphone kamu. Smartphone pun menjadi gampang panas karena virus-virus ini menghambat kerja sistem smartphone sehingga tidak bisa bekerja optimal dan harus bekerja lebih keras.
Atasi ini dengan cara meng-install aplikasi anti-virus agar smartphone kamu bisa membasmi virus yang menempel di sistem. Lakukan pula scanning rutin untuk agar smartphone kamu selalu aman dari malware-malware yang tidak diinginkan.

2. Baterai 


Baterai merupakan salah satu bagian fatal dari smartphone karena inilah sumber daya utama agar smartphone bisa berfungsi. Namun, karena kebutuhan penggunaan yang tinggi, kapasitas baterai smartphone kamu tidak bisa menyanggupi sehingga kamu pun harus sering mengecas.
Jika sudah di-charge berulang kali, baterai akan mengalami penurunan performa sehingga ketika dipaksa untuk bekerja, justru akan menimbulkan panas. Hindari juga menggunakan smartphone ketika sedang di-charge karena hanya akan memaksa smartphone kamu bekerja melebihi kapabilitasnya.

3. Cuaca Yang Sangat Panas 


Penyebab eksternal, seperti cuaca, ternyata juga dapat membuat smartphone kamu ”mendidih”. Ketika kamu menggunakan smartphone di bawah matahari yang terik, suhu smartphone akan meningkat dan kemudian bisa mempengaruhi performa internal smartphone.

Selain matahari, smartphone kamu juga bisa memanas jika sering dimasukkan di tempat-tempat yang minum sirkulasi udara, seperti di kantong celana yang ketat atau di dalam tas.Pastikan smartphone ditempatkan terbuka terhadap suhu ruangan agar bisa “bernafas”, ya!

4. Casing 


Sama halnya seperti cuaca, jika casing yang digunakan smartphone kamu menyita banyak udara, maka telepon genggam bisa dengan mudah menjadi panas. Maka dari itu, lebih baik gunakan casing dengan bahan yang lebih adem seperti plastik atau silikon.
Hindari penggunaan casing yang terbuat dari bahan metal atau aluminium karena akan mempengaruhi suhu smartphone kamu. Dengan casing ini, suhu smartphone kamu akan berlipat ganda. Jika di ruangan dingin maka akan semakin dingin, dan di ruangan panas maka akan semakin panas.

5. Sinyal 


Pada dasarnya, smartphone sudah diatur secara otomatis untuk selalu mencari sinyal atau jaringan telepon. Maka dari itu, ketika kamu sedang berada di wilayah yang tidak terjangkau sinyal, lebih baik langsung mematikan smartphone kamu atau ubah ke mode pesawat atau airplane mode.

Selain baterai kamu semakin cepat terkuras habis, sistem di smartphone juga akan terus memaksa berusaha mencari sinyal, padahal di wilayah itu memang tidak ada sinyal. Kasihan kan kalau dipaksa kerja padahal tidak akan ada hasilnya, bisa-bisa dia frustrasi dan meledak *ehh..

6. Aplikasi 


Saat ini sudah semakin banyak aplikasi smartphone yang keren dan membuat kamu tergoda untuk mengunduh semuanya. Dari game hingga aplikasi yang membantu produktivitas, semua aplikasi ini terjejer rapi di layar smartphone.

Yang membuat smartphone kamu mudah panas bukan karena jumlah aplikasi yang ter-install, namun ketika mereka dinyalakan secara bersamaan! Jika terlalu banyak aplikasi yang dibuka, maka akan memperlambat kinerja smartphone. Akhirnya smartphone kamu pun memanas.

7. Spesifikasi Handphone 


Berkaitan dengan poin di atas, smartphone kamu bisa membuka lebih banyak aplikasi apabila spesifikasinya juga memadai. Maka dari itu, kalau kamu sering melakukan multitasking dengan smartphone kamu, gunakanlah smartphone berspesifikasi canggih.
Perhatikan jumlah RAM dan jenis prosesornya. Semakin tinggi jumlah RAM, maka jumlah aplikasi yang dibuka juga semakin banyak.

Prosesor yang lebih canggih pada umumnya juga lebih ramah smartphone sehingga tidak mudah memanas. Coba deh cek smartphone canggih asal Korea, Luna.

Dengan menggunakan OS Android 6.0 Marshmallow, Qualcomm Snapdragon 801, dan ukuran RAM 3 GB, kamu tidak perlu khawatir lagi sama yang namanya smartphone panas!

Subscribe Our Newsletter